Analisis Fraud Hexagon dan Capital Turnover dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Sektor Perbankan BEI Periode 2021-2023
Abstract
Abstract
This study aims to examine the effect of fraud hexagon elements, namely financial target, financial stability, ineffective monitoring, change in auditor, change in director, CEO photo, and collusion, as well as capital turnover on fraudulent financial reporting in banking sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from companies’ annual reports. The sampling technique used is purposive sampling, resulting in 114 observations from 38 companies over three years. The data were analyzed using panel data regression with a random effect model. Fraudulent financial reporting is measured using the F-Score model. The results indicate that financial target and financial stability have a positive and significant effect on fraudulent financial reporting. Meanwhile, ineffective monitoring, change in auditor, change in director, CEO photo, collusion, and capital turnover do not have a significant effect. These findings suggest that internal pressure is the primary driver of fraudulent financial reporting compared to governance and managerial characteristics. This study contributes to the literature by extending the fraud hexagon model through the inclusion of capital turnover in the context of the Indonesian banking industry.
Keywords: Fraudulent Financial Reporting; Fraud Hexagon; Financial Target; Financial Stability; Capital Turnover.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen dalam fraud hexagon, yaitu financial target, financial stability, ineffective monitoring, change in auditor, change in director, foto CEO, dan collusion, serta capital turnover terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 114 observasi dari 38 perusahaan selama tiga tahun. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model random effect. Kecurangan laporan keuangan diukur menggunakan model F-Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial target dan financial stability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Sementara itu, ineffective monitoring, change in auditor, change in director, foto CEO, collusion, dan capital turnover tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan internal perusahaan menjadi faktor utama yang mendorong terjadinya kecurangan laporan keuangan dibandingkan faktor tata kelola dan karakteristik manajerial. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur terkait fraud hexagon dengan menambahkan variabel capital turnover dalam konteks industri perbankan di Indonesia.
Kata Kunci: Kecurangan Laporan Keuangan; Financial Target; Fraud Hexagon.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Achmad, T., Ghozali, I., & Pamungkas, I. D. (2022). Hexagon Fraud: Detection of Fraudulent Financial Reporting in State-Owned Enterprises Indonesia. Economies, 10(1), 13. https://doi.org/10.3390/economies10010013
Andini, A. K. A. (n.d.). Analysis The Effect Of Pentagon Fraud Theory In Detecting Financial Statement Fraud.
Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2016). Report to the nations on occupational fraud and abuse.
Dewi, C. K., & Yuliati, A. (n.d.). Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan.
Faradiza, S. A. (2019). Fraud Pentagon Dan Kecurangan Laporan Keuangan. EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2(1), 1. https://doi.org/10.14421/EkBis.2018.2.1.1060
Ginting, D. B. (n.d.). Analisis Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Fraudulent Financial Reporting Menggunakan Metode Beneish M-Score (Studi Empiris pada Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021).
Imtikhani, L., & Sukirman, S. (2021). Determinan Fraudulent Financial Statement Melalui Perspektif Fraud Hexagon Theory Pada Perusahaan Pertambangan. Jurnal Akuntansi Bisnis, 19(1), 96. https://doi.org/10.24167/jab.v19i1.3654
Jihan Octani, Anda Dwiharyadi, & Dedy Djefris. (2022). Analisis Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Fraudulent Financial Reporting Pada Perusahaan Sektor Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Selama Tahun 2017-2020. Jurnal Akuntansi, Bisnis dan Ekonomi Indonesia (JABEI), 1(1), 36–49. https://doi.org/10.30630/jabei.v1i1.9
Kusumosari, L., & Solikhah, B. (2021). Analisis Kecurangan Laporan Keuangan Melalui Fraud Hexagon Theory. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 4(3), 753–767. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i3.735
Mukaromah, I., & Budiwitjaksono, G. S. (2021). Fraud Hexagon Theory dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2019. 14(1).
Nabila Herva Oktavianeu & Hotman Tohir Pohan. (2022). Pengaruh Pengendalian Internal Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi Pada Perusahaan Startup Di Dki Jakarta. Jurnal Ekonomi Trisakti, 2(2), 1143–1154. https://doi.org/10.25105/jet.v2i2.14530
Nurbaiti, A., & Arthami, A. (2023). Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Teori Fraud Hexagon. Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, 6(1), 215–228. https://doi.org/10.29303/akurasi.v6i1.359
Putra, N. N. A. N., & Suprasto, H. B. (2022). Penggunaan Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Perusahaan Perbankan di Indonesia. E-Jurnal Akuntansi, 32(1), 3481. https://doi.org/10.24843/EJA.2022.v32.i01.p12
Sagala, S. G., & Siagian, V. (2021). Pengaruh Fraud Hexagon Model Terhadap Fraudulent Laporan Keuangan pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Tahun 2016-2019. Jurnal Akuntansi, 13(2), 245–259. https://doi.org/10.28932/jam.v13i2.3956
Santini, N. L. K. A., & Baskara, I. G. K. (2018). Pengaruh Perputaran Modal Kerja, Ukuran Perusahaan Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Perusahaan Tekstil Dan Garmen. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 7(12), 6502. https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2018.v07.i12.p05
Sari, I. P., Chandra, R., & Azhar, I. (2021). Pengaruh Change In Auditor, Efektivitas Pengawasan Audit Dan Tekanan Eksternal Terhadap Financial Statement Fraud. 2.
Syifa Hasna Iftinan & Edi Sukarmanto. (2022). Pengaruh Pengalaman Auditor dan Kompetensi terhadap Pendeteksian Kecurangan Laporan Keuangan. Jurnal Riset Akuntansi, 1–7. https://doi.org/10.29313/jra.v2i1.666
Widhayanti, M. D., & Utomo, D. C. (n.d.). Analisis Penggunaan Rasio Keuangan Dalam Mendeteksi Kecurangan Pelaporan Keuangan (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2014-2018).
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/jebisku.v4i1.5692
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam by Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University (UIN) of Kudus, Kudus, Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
