ZIARAH KUBUR ANTARA HAQ DAN BATIL: STUDI TAFSIR Q.S. AL-BAQARAH [2]:42 TERHADAP TRADISI KEAGAMAAN KONTEMPORER

Nabila Sayidah, Erika Yuliana

Abstract


Ziarah kubur merupakan amalan keagamaan dalam Islam yang dianjurkan untuk mengingat kematian sekaligus memanjatkan doa bagi mereka yang telah berpulang. Akan tetapi, praktik ziarah saat ini kerap kali tercampur dengan kepercayaan lokal serta ritual tambahan yang berpotensi mengaburkan batas antara yang benar dan yang salah, contohnya meminta berkah atau pertolongan dari orang yang sudah meninggal. Penelitian ini berupaya mengkaji tradisi ziarah kubur melalui sudut pandang penafsiran Q.S. Al-Baqarah [2]: 42 sebagai landasan normatifnya. Lewat analisis tematik dari kacamata para mufasir (semisal Al-Ṭabari dan Ibn Katsir), ayat ini berperan sebagai alat ukur untuk menilai keabsahan keyakinan. Hasil riset ini merumuskan tiga tolok ukur guna membedakan antara kebenaran dan kebatilan, yaitu asal-usul, maksud, dan pengaruh, serta mengelompokkan praktik ziarah kubur ke dalam empat kategori: ritual-spiritual (kebenaran), kultural-simbolik (abu-abu), mistis-transaksional (kebatilan), dan sinkretis-kultus (kebatilan). Penelitian ini menyimpulkan bahwa esensi ziarah kubur sebagai penguat spiritual bagi umat Muslim kontemporer perlu dilestarikan dengan menata kembali tradisi tersebut agar selaras dengan prinsip ajaran Islam yang murni.   


Keywords


Tradisi Kontemporer, Haq dan Batil, Ziarah Kubur

Full Text:

PDF

References


Al-Bukhari, M. bin I. (n.d.). Referensi hadis tawakkal.

Al-Mahali, I. J., & Jalaludin, A.-S. I. (2003). Kitab Tafsir Al Jalalain 1. 1, 1–1121.

An-Nawawi, A. Z. Y. bin S. (2007). Raudhatuth Thalibin. 1, 1–963.

Fajar, 2021. (n.d.). Bahaya Pencampur Adukan Kebenara dan Kebatilan - Universitas Muhammadiyah Metro.

Fish, B. (2020). ZIARAH KUBUR DALAM KAJIAN TEOLOGI(STUDI KASUS MAKAM PAPAN TINGGI DI DESA PANANGGAHAN KECAMATAN BARUS UTARA). 2507(February), 1–9.

Hikmah, L. (2019). TERHADAP NILAI SPIRITUAL Skripsi dalam Ilmu Ushuluddin dan Studi Agama Oleh ARI GINANJAR NPM : 1431010002 Jurusan : Aqidah dan Filsafat Islam RADEN INTAN LAMPUNG 1440 H / 2019 M.

Jamaluddin. (2014). Tradisi Ziarah Kubur Dalam Masyarakat Melayu Kuantan. Sosial Budaya: Media Komunikasi Ilmu-Ilmu Sosial Dan Budaya, 11(2), 251–269.

Karunia. (2016). nilai nilai islam yang terkandung dalam tradisi ziarah kubur pada hari raya idul fitri kec. tanjung batu kll. tanjung batu kab. organ ilir. 4(June), 2016.

Kesalehan, A., Ke-islaman, I., & Komersial, D. (2019). Fenomena Ziarah : Endocrine, IX, 19.

Mathematics, A. (2016). Tradisi Lokal. 1–23.

Mhd Bayu Pratama. (2023). Persepsi Komunikasi Ritual Masyarakat Medan Marelan Pasar III Timur Lk 26 Medan Tentang Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan. Bashirah: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(2), 106–122. https://doi.org/10.51590/bashirah.v4i2.306

Moeliono, P. T., & Nisa, K. K. (2024). Pemaknaan Tradisi Ziarah Makam Wali Sunan Pandanaran Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten. SOSEBI Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi Dan Bisnis Islam, 4(1), 1–27. https://doi.org/10.21274/sosebi.v4i1.8616

Pakar, S. I. (n.d.). SUTEJO.2014.

Penerbit, H., & Ilmu, B. (1993). HALAL DAN HARAM DALAM ISLAM.

Prof. Dr. wahbah az-Zuhaili. (2019). Tafsir Al-Munir. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Safitri, Z. (2017). Persepsi Masyarakat Terhadap Praktik Ziarah Kubur Pada Makam Ulama Di Samalanga. UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Shihab Quraish. (2002). Tafsir Al-misbah jilid 11. Analytical Biochemistry, 11(1), 561.

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.

Ziarah, B., Bersama, K., & Faiz, A. (2024). Bolehkah Ziarah Kubur Bersama Pacar. 1–4.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.