Green Environmental Accounting: Motif dan Risiko Dibalik Social Disclosure pada Perusahaan Industri Semen
Abstract
Abstract
Environmental issues concern various parties, making corporate entities consider environmental accounting and carry out environmental accounting and disclosures. This study aims to explore in depth the form of green environmental accounting carried out by companies and the motives behind companies conducting social disclosure also the risks experienced by cement industry companies. This research method is qualitative. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis techniques to review the annual and sustainability reports of six cement industry companies listed on the IDX in 2023. The results of this study are that the implementation of green environmental accounting is generally by the GRI 300 standards, with companies without a PROPER rating tending to be minimal in environmental disclosure. Social disclosure is driven by economic, social, regulatory, and ethical motives, but companies without PROPER or with decreasing revenues do not focus on efficiency and productivity. Most companies do not face major risks, but companies with Blue PROPER and without PROPER are at risk of declining profits and production disruptions. Hence, social disclosure plays a role in maintaining legitimacy and reputation.
Keywords: Green Environmental Accounting; Motive; Risk; Social Disclosure.
Abstrak
Persoalan lingkungan menjadi perhatian berbagai pihak, menjadikan entitas perusahaan mempertimbangkan akuntansi lingkungan dan melakukan tanggung jawab dalam bidang lingkungan serta pengungkapannya. Penelitian ini ingin mengeksplorasi secara mendalam bentuk green environmental accounting yang dilakukan perusahaan serta motif yang melatarbelakangi perusahaan melakukan social disclosure dan risiko yang dialami perusahaan industri semen. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengkaji laporan tahunan dan laporan keberlanjutan enam perusahaan industri semen yang terdaftar di BEI pada tahun 2023. Hasil penelitian ini adalah implementasi green environmental accounting umumnya telah sesuai dengan standar GRI 300, dengan perusahaan tanpa peringkat PROPER cenderung minim dalam pengungkapan lingkungan. Social disclosure didorong oleh motif ekonomi, sosial, regulasi, dan etis, namun perusahaan tanpa PROPER atau dengan pendapatan menurun tidak berfokus pada efisiensi dan produktivitas. Sebagian besar perusahaan tidak menghadapi risiko besar, namun perusahaan dengan PROPER Biru dan yang tanpa PROPER berisiko mengalami penurunan laba dan gangguan produksi, sehingga social disclosure berperan dalam menjaga legitimasi dan reputasi.
Kata Kunci: Green Environmental Accounting; Motif; Risiko; Social Disclosure.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Afarat Y Gusti. (2018). Membongkar Isi Pesan dan Media dengan Content Analysis Gusti Yasser Arafat UIN Antasari Banjarmasin. Jurnal Alhadrah 17 (33): 32–48.
Ayu, Nurfaizah. (2023). Warga Pulau Pari Gugat Produsen Semen Raksasa Holcim Hingga Swiss. Kompas. 2023.
Badjuri, Achmad, Jaeni Jaeni, and Andi Kartika. (2021). Peran Corporate Social Responsibility sebagai Pemoderasi dalam Memprediksi Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Agresivitas Pajak di Indonesia: Kajian Teori Legitimasi. Jurnal Bisnis dan Ekonomi 28 (1): 1–19. https://doi.org/10.35315/jbe.v28i1.8534.
Bewley, Kathryn, and Vanessa Magness. (2008). The Impact of a Change in Regulation on Environmental Disclosure: SAB92 and the US Chemical Industry. Issues in Social and Environmental Accounting 2 (1): 61. https://doi.org/10.22164/isea.v2i1.25.
Damayanti, Ameilia, and Shinta Budi Astuti. (2022). Pengaruh Green Accounting terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan dan Industri Kimia yang Terdaftar di BEI Periode 2017-2020). Relevan 2 (2): 116–25.
Dewi, Putu Purnama, and Wardani Wardani. (2022). Green Accounting, Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Profitabilitas Perusahaan Manufaktur. E-Jurnal Akuntansi 32 (5): 1117. https://doi.org/10.24843/eja.2022.v32.i05.p01.
Dilasari, Aranta Prista, Heti Nur Ani, and Rahma Jariatul Hajah Rizka. (2022). Analisis Best Practice Kebijakan Carbon Tax dalam Mengatasi Eksternalitas Negatif Emisi Karbon di Indonesia. Owner 7 (1): 184–94. https://doi.org/10.33395/owner.v7i1.1182.
Duppa, Aznaeni, Anwar Daud, and Burhanudin Bahar. (2020). Kualitas Udara Ambien di Sekitar Industri Semen Bosowa Kabupaten Maros. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim 3 (1): 86–92. https://doi.org/10.30597/jkmm.v3i1.10296.
Etim, Mmemek Abasi, Kunle Babaremu, Justin Lazarus, and David Omole. (2021). Health Risk and Environmental Assessment of Cement Production in Nigeria. Atmosphere 12 (9): 1–16. https://doi.org/10.3390/atmos12091111.
Herawati, Heti. (2015). Corporate Governance, Karakteristik Perusahaan, dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Riset Akuntansi Dan Perpajakan JRAP 2 (2).
Kristina. (2021). Apa itu Emisi Karbon? Kenali Penyebab, Dampak, dan Cara Menguranginya. DetikEdu. 2021.
Minarsih, Septi, Totok Sudiyanto, and Panca Satria Putra. (2020). Implementasi Akuntansi Sosial terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) di PT. Tunas Baru Lampung, Tbk. Banyuasin. Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) 3 (1): 99–110. https://doi.org/10.31851/jmediasi.v3i1.5226.
Mukonzo, Selina. (2017). Green Manufacturing and Operational Performance of a Firm: Case of Cement Manufacturing in Kenya Contemporary Issues OPSCM View Project. Article in International Journal of Humanities and Social Science, no. April 2017.
Nekhili, Mehdi, Haithem Nagati, Tawhid Chtioui, and Claudia Rebolledo. (2017). Corporate Social Responsibility Disclosure and Market Value: Family versus Nonfamily Firms. Journal of Business Research 77 (July 2016): 41–52. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2017.04.001.
Ningsih, Wiwik Fitria, and Ratih Rachmawati. (2017). Implementasi Green Accounting dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan. JABE (Journal of Applied Business and Economic) 4 (2): 149. https://doi.org/10.30998/jabe.v4i2.2142.
Nisar, Qasim Ali, Shahbaz Haider, Faizan Ali, Samia Jamshed, Kisang Ryu, and Sonaina Saif Gill. (2021). Green Human Resource Management Practices and Environmental Performance in Malaysian Green Hotels: The Role of Green Intellectual Capital and pro-Environmental Behavior. Journal of Cleaner Production 311. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.127504.
Qatrunnada, Ragielta Chairunnisa. (2023). Pengaruh Green Accounting terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan pada Perusahaan Industri Semen, Kimia, dan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2017-2022. Jurnal Ekonomi Trisakti 3 (2): 3149–60. https://doi.org/10.25105/jet.v3i2.17853.
Ramadhani, Febrina Nur, and Dessy Ekaviana. (2020). Circle Bottom Line: Mengkonstruksi Akuntansi Sosial-Lingkungan dalam Bingkai Spiritualitas. Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam 5 (1): 17–24. https://doi.org/10.34202/imanensi.5.1.2020.17-24.
Regia, Rinda Andhita, Vera Surtia Bachtiar, and Rifel Solihin. (2021). Analisis Risiko Kesehatan Akibat Paparan Particulate Matter 2,5 (PM2,5) dalam Rumah Tinggal di Perumahan X Kawasan Industri Semen. Jurnal Ilmu Lingkungan 19 (3): 531–40. https://doi.org/10.14710/jil.19.3.531-540.
Riandika, Ni Komang Mita Audita Pratana, and Made Arie Wahyuni. (2021). Pengaruh Kinerja Sosial, Company Size, dan Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan pada Indeks IDX30. JIMAT : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi 13 (4): 1113–23.
Rumata, Vience Mutiara. (2017). ANALISIS ISI KUALITATIF TWITTER ‘#TaxAmnesy’ dan ‘#AmnestiPajak.’ Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan 18 (1): 1. https://doi.org/10.31346/jpkp.v18i1.840.
Shofia, Lailatus, and Nur Anisah. (2020). Kinerja Lingkungan dan Corporate Social Responsibility Mempengaruhi Profitabilitas Perusahaan. JAD : Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewantara 3 (2): 122–33. https://doi.org/10.26533/jad.v3i2.678.
Sulasmi, Sri, Mubasysyr Hasanbasri, and Rustamaji. (2022). Indentifikasi Dampak Industri Semen yang Merugikan Masyarakat. Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) Ke-VII 2022, 280–89.
Utami, Indah Putri, and Subekti, Imam. (2014). Analisis Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial, Risiko Bisnis, dan Kinerja Keuangan Perusahaan pada PT. Petrokimia Gresik. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB. 2(2).
Waruwu, Marinu. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai 7 (1): 2896–2910.
Yanti, Ni Luh Eka Karisma, I Dewa Made Endiana, and I Gusti Ayu Asri Pramesti. (2021). Pengaruh Ukuran Perusahan, Ukuran Dewan Komisaris, Kepemilikan Institusional, Leverage, dan Profitabilitas terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Ekonomi Bisnis 3 (1): 43–51.
Zulfikar, Fahri. (2024). 10 Negara Penghasil Emisi Karbon Dioksida Tertinggi di Dunia, Indonesia ke Berapa? Baca Artikel Detikedu, ‘10 Negara Penghasil Emisi Karbon Dioksida Tertinggi di Dunia, Indonesia ke Berapa?’ Detikedu. 2024.
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/jebisku.v3i2.4350
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam by Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic Institute (IAIN) of Kudus, Kudus, Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
