Analisis Penerapan SAK EMKM dalam Penyusunan Laporan Keuangan UMKM (Studi Kasus di Kabupaten Kudus)

Aula Mustaghfiroh, Tina Martini

Abstract


Abstract

Limited understanding and application of the SAK EMKM by MSME actors result in unstructured financial report recording. This research aims to determine the understanding of MSME actors in the Kudus Regency regarding SAK EMKM and to analyze the obstacles and benefits of its implementation. This research uses a descriptive qualitative approach with primary data from in-depth interviews with 5 MSMEs registered with the Kudus Regency Industry, Cooperatives, and MSME Service in 2024. Of these, five informants have implemented SAK EMKM and act as preparers of financial reports in their businesses. The research results show that some MSMEs have prepared financial reports by SAK EMKM, although they are not yet complete. The main obstacles include difficulties recording small transactions, unstructured cost classification, and limited understanding and technical assistance. However, implementing SAK EMKM provides benefits such as increased financial transparency, easier access to funding, and more professional business management. Therefore, this research recommends continuous education, technical training, and regulatory support from the government to increase the implementation of SAK EMKM among MSMEs in Kudus Regency.

Keywords: SAK EMKM; MSME; Financial Reports; Application of SAK.

 

Abstrak

Keterbatasan pemahaman dan penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) oleh pelaku UMKM menyebabkan pencatatan laporan keuangan yang tidak terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman pelaku UMKM Kabupaten Kudus terhadap SAK EMKM serta menganalisis kendala dan manfaat penerapannya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan data primer melalui wawancara mendalam terhadap 5 UMKM yang terdaftar pada Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kudus tahun 2024. Dari jumlah tersebut, kelima narasumber telah menerapkan SAK EMKM dan berperan sebagai penyusun laporan keuangan dalam usaha mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM telah menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM, meskipun belum sepenuhnya lengkap. Kendala utama meliputi kesulitan pencatatan transaksi kecil, penggolongan biaya yang tidak terstruktur, serta keterbatasan pemahaman dan pendampingan teknis. Namun, penerapan SAK EMKM memberikan manfaat seperti peningkatan transparansi keuangan, kemudahan akses pendanaan, dan pengelolaan usaha yang lebih profesional. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi berkelanjutan, pelatihan teknis, serta dukungan regulasi dari pemerintah untuk meningkatkan penerapan SAK EMKM di kalangan UMKM di Kabupaten Kudus.

Kata Kunci: SAK EMKM; UMKM; Laporan Keuangan; Penerapan SAK.

References


AICPA (American Institute of Certified Public Accountants). (n.d.). Commitee on Tecnology. In AICPA Inc. (New York).

Ayu, A. D. P., & Banjarnahor, H. (2023). Penerapan Standar Akuntansi Keuangan UMKM dalam Penyusunan Laporan Keuangan pada Usaha Mikro Kecil Menengah di Kota Batam. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial dan Teknologi (SNISTEK), 5(September), 204–209. https://doi.org/10.33884/psnistek.v5i.8086

Badan Pusat Statistik. (2024). Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor. September 2024. Vol. 41. No. 11.

Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI. (2016). Exposure Draft Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan.

Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan. (2008). UU No 20 Tahun 2008 Mengenai Usaha Mikro Kecil dan Menengah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39653/uu-no-20-tahun-2008?a=K7DWJZ

Emanuel Darwis Yoseph Mite, Maria Nona Dince, & Paulus Libu Lamawitak. (2023). Pengaruh Penggunaan Informasi Akuntansi terhadap Keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (Studi pada UMKM di Kecamatan Alok Kabupaten Sikka). Jurnal Riset Akuntansi, 1(4), 99–112. https://doi.org/10.54066/jura-itb.v1i4.843

Herwiyanti, Eliada, Permata Ulfah, U. P. (2020). Implementasi Standar Akuntansi Keuangan di UMKM. Deepublish.

IAI. (2015). PSAK No.1 dan 2 Laporan Keuangan. In Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI.

Indra, A. O. S. dan N. (2019). Pengetahuan Akuntansi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap Laporan Keuangan. Jurnal Ilmiah Indonesia, 4(Desember).

Muhardi. (2023). Penerapan SAK-EMKM sebagai Dasar Penyusunan Laporan Keuangan EMKM (Studi Kasus pada Kopi Semilyar di Surabaya. Jurnal Ekonomi, Akuntasi dan Manajemen, 2(4), 138–153. https://doi.org/10.30640/inisiatif.v2i4.

Putri, A. D. (2021). Analisis Pengaruh Jumlah Unit UMKM, Jumlah Tenaga Kerja UMKM, Jumlah Ekspor Non Migas UMKM dan Jumlah Investasi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto Sektor UMKM Indonesia Periode 1999 – 2019. 6.

Rahardjo, S. S. (2020). Akuntansi Suatu Pengantar Edisi 6. Salemba Empat.

Sastroatmodjo, S. dan Purnairawan E. (2021). Pengantar Akuntansi. Media Sains Indonesia.

S. M. Rahayu, W. Ramadhanti, T. M. W. (2020). Akuntansi Dasar Sesuai dengan SAK EMKM. Deepublish.

Sulistyawati, S. A. (2020). Pengaruh Tingkat Pendidikan, Latar Belakang, Pemberian Informasi dan Sosialisasi terhadap Pemahaman UMKM dalam Menyusun Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM (Studi Kasus pada Usaha Kecil Kabupaten Tegal). Skripsi Thesis. Universitas Pancasakti Tegal




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/jebisku.v3i1.4269

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam

ISSN 2987-3673 (online)
Published by Faculty of Islamic Economics and Business, Kudus, Indonesia

Jl. Conge Ngembalrejo Kode Pos 51 Kudus 59322 Tlp. (0291) 432677, 438818, Faksimile 441613 

 

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam by Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic Institute (IAIN) of Kudus, Kudus, Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.